Jebakan Ilmu

| April 20, 2015 | 0 Comments


jebakan ilmuDitemani secangkir kopi dari serambi Mekkah, mari sambut mentari pagi dengan berhitung diri | #JebakanIlmu#CharacterBuilding

1. Makin hari ilmu berkembang makin banyak. Dari sekian ragam ilmu, kita bisa bedakan antara ilmu pengetahuan dan ilmu agama | #JebakanIlmu

2. Pada dasarnya ilmu adalah cahaya. Yang ilmu pengetahuan beri pencerahan. Ilmu agama jadi penyuluh hidup |#JebakanIlmu #CharacterBuilding

3. Itulah seperti telah sering kita singgung. Carilah ilmu dengan ilmu. Untuk dapat S2 mesti lalui S1. Untuk dapat doktor mesti S2 dulu

4. Rawatlah ilmu dengan perilaku. Ada makna tersirat di balik nasihat ini. Artinya apakah mutlak ilmu mesti dirawat dengan perilaku?

5. Ya betul! Lantas makaudnya perilaku apa? Di antaranya kerendahan hati. Abaikan ini, hati-hati! Ilmu punya sisi negatif. Jebak pemiliknya

6. Maksudnya? Ilmu yang mestinya jadi pencerah dan penyuluh hidup malah bisa berubah jadi penjerumus | #JebakanIlmu#CharacterBuilding

7. Pandai itu dambaan tiap orang. Orang bodoh dikatakan pandai, terhiburlah dirinya. Yang pandai dikatakan pandai, makin mantab lah dia

8. Sebaliknya yang bodoh dikatakan bodoh, tersinggung dia. Orang pandai dikatakan bodoh, sontak dirinya akan tolak itu dengan aneka argumen

9. Sedangkan pejabat dikatakan bodoh, weleh murkanya bisa 7 hari 7 malam tak reda. Meski sudah meminta maaf, mungkin dendamnya sulit surut

10. Coba simak. Orang bodoh makan apa saja. Pagi makan nasi goreng telur. Siang nasi goreng pete. Malamnya nasi goreng kambing

11. Orang pandai seperti orang kaya. Makan dengan perhatikan 2G: Gizi dan Gengsi. Yg pandai pilih makanan penuh Gizi. Yg kaya mesti Gengsi

12. Gizi dan Gengsi digunakan untuk perkuat ‘jati diri’. Baik sisi pencitraan maupun sisi positioning diri |#JebakanIlmu #CharacterBuilding

13. Sedang orang bijak, tak makan apa saja. Juga jauh dari urusan gengsi. Tapi masih perhatikan gizi | #JebakanIlmu#CharacterBuilding

14. Orang bijak pasti kuat karakternya. Dalam hal makan, mereka kurangi makan. Mereka atur diri, agar makanan tak sulitkan diri

15. Pesan Rasulullah SAW: “Makanlah setelah lapar. Berhentilah sebelum kenyang”. Sederhana bukan. Tapi ini cara jitu sehatkan diri

16. Lha apa hubungannya makanan, perut, dan kesehatan? Amat erat hubungannya. Bahwa perut ini seperti tong sampah dan seperti karet

17. Ibarat tong sampah, apapun yang dimakan bisa masuk. Itulah perut orang bodoh. Ibarat karet, perut bisa melar. Hati-hati syahwat makan

18. Maka nabinya umat Islam ini tegaskan lebih lanjut: “Perut 1/3 untuk makanan, 1/3 untuk air, dan 1/3 lagi untuk napas” |#JebakanIlmu

19. Maka itu pentingnya ilmu. Orang berilmu bisa atur diri jadi lebih baik. Urusan perut bisa diatur. Namun belum tentu bisa atur yang lain

20. Seperti disinggung di atas, ternyata ilmu bisa jerumuskan pemiliknya. Banyak orang berilmu yang akhirnya bermegah-megahan diri

21. Dirinya merasa pandai, merasa selalu jadi nara sumber, karenanya pandangannya selalu didengar. Inilah yang menjebak dirinya

22. Siapa yang sulit diberitahu? Orang bodoh. Siapa yang sulit diajari? Orang pandai. Dan siapa yang sulit dinasihati? Pemuka agama …

23. Itulah #JebakanIlmu. Baik ilmu pengetahuan maupun ilmu agama. Keduanya membuat pemiliknya jadi bermegah-megahan | #CharacterBuilding

24. Ilmu yang dimegah-megahkan, belum tentu bisa diamalkan pemiliknya. Dalam hal ilmu pengetahuan, ilmu ini cukup sekadar ditransfer

25. Ilmu agama penyuluh kehidupan tak bisa demikian. Sebelum ditransfer ke orang lain, dia harus dipakai untuk pemiliknya dahulu

26. Jangan sampai ribuan atau jutaan orang lain tersuluh. Tetapi kehidupannya sendiri jadi binasa | #JebakanIlmu#CharacterBuilding

27. Jangan sampai ilmu penyuluh, kehidupan jadi beban. Karena tak diamalkan, di akherat itu bisa jadi hujah dan saksi keteledoran diri

28. Jangan sampai kita cuma menambah ilmu dari hari ke hari. Tetapi yang bertambah cuma rasa megah dan agungnya karena berilmu

29. Jangan sampai ilmu terus bertambah tapi jadikan diri terlaknat karena tak diamalkan dalam hidup | #JebakanIlmu#CharacterBuilding

30. Mestinya tambah ilmu tambah dekat kepada Allah SWT. Mestinya tambah ilmu bertambah pula amal ibadahnya |#JebakanIlmu #CharacterBuilding

31. Maka jadikan ilmu yang bisa memberi syafaat di akherat. Bukan jadi pelaknat dan penghancur diri | #JebakanIlmu#CharacterBuilding

32. Jadikan ilmu sebagai wasilah perbaikan diri. Jadikan ilmu bisa memimpin diri sendiri dan orang lain |#JebakanIlmu #CharacterBuilding

33. Sekali lagi jangan lupa. Rawatlah ilmu dengan perilaku, dengan karakter, dengan akhlak yang baik. Sampai jumpa Senin pekan depan. Tabik!

Tags:

Category: Inspirasi

About the Author ()

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *