Diri Sendiri = Musuh

| January 26, 2015 | 0 Comments


diri-sendiri-musuhDi sela-sela kisruh dunia keadilan di tanah air, mari sambut mentari pagi dengan kultweet #DiriSendiri=Musuh | #CharacterBuilding

1. Guru saya berkata: “Kita selalu lihat pihak lain yang jadi musuh. Kita sangka musuh-musuh itu yang akan merusak. Itu su’udzdzon namanya”

2. “Kita rasa dan bahkan haqqul yakin mereka yang jadi musuh. Padahal kita tak sadar, ternyata diri kita yang jadi musuh besar”

3. Su’udzdzon memang tak baik. Tapi tak semuanya itu buruk. Ada yg namanya su’udzdzon produktif. Apa itu? Curigai dirsen (diri sendiri)

4. Lihatlah! Tiap saat kita dirusak oleh yang kita miliki. Orang bawah dirusak kemiskinan, hasad, dengki dan iri hatinya. Mudah tersulut

5. Orang pandai dirusak oleh cara berpikirnya. Ilmunya yang tinggi, master dan doktor dari luar negeri, posisikan dirinya jadi merasa pandai

6. Orang atas dirusak oleh pangkat, jabatan dan kekuasaannya. Protes apalagi tak setuju, itu dianggap pembangkang. Musti dienyahkan

7. Orang populer dirusak oleh parasnya yang cantik dan ganteng. Harus sering dipoles. Wajah jadi segalanya. Lebih penting ketimbang iman

8. Musuh di luar diri kita memang mudah diketahui. Tapi tak sadar kita dirusak oleh ilmu, pangkat, harta, nama dan ketenaran diri sendiri

9. Bagi kita, rasanya semua yg kita miliki itu adalah kejayaan. Bagi kita semua itu adalah hasil dari kemajuan yang kita tempa

10. Kita rasa itu adalah kejayaan, bukan kerusakan. Hati-hati, kita tertipu oleh kesuksesan yang kita raih dan kita sangka baik-baik saja

11. Kita anggap KPK adalah musuh. Betulkah KPK jadi musuh? Bagi koruptor, BETUL. Karena tujuan KPK dibentuk untuk berantas korupsi

12. Pertanyaannya: “Maka lawan kita, lawan negara ini, siapa: KPK atau koruptor?” Ternyata musuh kita adalah diri sendiri

13. Kita bela KPK, kita bekerja sama dalam kebaikan. Kita preteli KPK, kita bekerja sama dalam kejahatan | #DiriSendiri=Musuh

14. KPK didirikan dengan tujuan mulia. Berantas korupsi, agar Indonesia bisa bangun negeri | #DiriSendiri=Musuh | #CharacterBuilding

15. Ingat musuh nomor wahid Indonesia saat ini adalah termasuk perilaku KORUPSI. Inilah yang hancurkan negeri | #DiriSendiri=Musuh

16. Maka ketika kita serbu KPK, dimana sesungguhnya moral kita? Entah apa pemikiran dan pergolakan yang ada dalam diri kita

17. Jika kita anggap KPK yang jadi musuh, itulah yang kita musti waspadai. Curigalah dan hati-hatilah pada diri kita sendiri

18. Hati-hatilah dengan jabatan. Jabatan punya saudara kembar yang tak kalah bahayanya. Apa itu? Kekuasaan | #DiriSendiri=Musuh

19. Hati-hatilah dengan kekuasaan. Mengapa? Sebab saat kita punya kuasa, apapun mudah kita dapatkan. Tak diminta pun datang

20. Ketika kita berkuasa, seolah nasib orang ada di tangan kita. Kita leluasa pindahkan mutasi dan promosi anak buah sesuai keinginan kita

21. Dengan kekuasaan, jabatan pun bisa dijual-beli. Ada uang, jabatan datang. Tak ada uang, jabatan pindah tangan | #DiriSendiri=Musuh

22. Hati-hati dengan kekuasaan. Begitu ada yang menentang, harga kekuasaan terusik. Kita hancurkan mereka | #DiriSendiri=Musuh

23. Hati-hati dgn kekuasaan. Mengapa? Kita punya kesempatan, waktu, dan fasilitas untuk bangun kerajaan di sekitar kita | #DiriSendiri=Musuh

24. Untuk masuk ke dalam kerajaan itu, yang kita butuhkan adalah orang yang patuh, loyal dan punya kepentingan sama | #DiriSendiri=Musuh

25. Di luar itu, mohon maaf: “Bagi yang tidak berkepentingan, dilarang masuk”. Begitu kan bunyi papan pengumuman itu dimana-mana

26. Atas nama bangsa dan negara, kekuasaan bisa diarahkan. Diarahkan siapa? Nah itulah yang jadi soal. Hati-hati dengan diri sendiri

27. Kekuasaan itu tergantung orang di belakangnya. Di tangan orang baik, kekuasaan jadi berkah dan barokah. Kebaikannya berlipat-lipat

28. Di tangan orang jahat, kekuasaan jadi horor yang paling menakutkan. Daya rusaknya bisa hancurkan apapun yang menghalangi

29. Di tangan orang sopan tapi jahat, kekuasaan jadi tirani. Diam tapi mencekam. Tanpa terlihat, yg dianggap lawan tiba-tiba ditelan bumi

30. Di tangan orang kasar dan jahat, kekuasaan perlihatkan wujud dzalimnya. Yang dianggap musuh dibantai. Musuh sebenarnya? Diri sendiri

31. Pelemahan KPK dilakukan oleh orang-orang yang punya kekuasaan. Tragisnya seolah-olah pelemahan ini dilakukan secara berjamaah

32. Terjadi begitu sistematis. Segala kebohongan disiapkan dengan saksi palsu. Kita rakyat tak bisa berbuat apa-apa, apalagi banyak berbuat

33. Kita cuma coba sadarkan. Ingat-ingatlah. Hidup ini tak cuma di dunia. Ada pengadilan yang maha adil kelak. Tak takutkah?

34. Sebagian orang coba tenggelamkan KPK yang mulia. Maka rusaklah marwah Indonesia di mata negeri jiran. “Ah Indon” | #DiriSendiri=Musuh

35. Tahu arti Indon? Artinya seperti yang mereka bilang: “Ada bangsa yang suka merusak bangsanya sendiri”. Itulah artinya

36. Kita marah pada mereka. Pertanyaannya: “Mengapa kita tak marah pada diri sendiri?” Maka marahlah pada diri sendiri | #DiriSendiri=Musuh

37. Hati-hati dengan diri kita. Curigai dia. Plato bilang: “Jika kita bisa taklukkan diri sendiri, itulah kemenangan terbesar dlm hidup”

38. Soal kekuasaan tak hanya di pemerintah, DPR dan KPK. Ada juga di perusahaan, di lembaga nirlaba, dan di keluarga kita yang tercinta

39. Anda laki-laki? Berarti anda kepala keluarga. Anda berkuasa penuh. Anda beri keluarga uang halal atau haram, itu pilihan anda

40. Anda perempuan? Anda kepala tumah tangga. Baik buruknya anak, terutama ada di ibu. Saat ibu terima uang haram, tamatlah keluarga

41. Keluarga yang dibiayai uang korupsi, sesungguhnya keluarga itu dirawat api Neraka. Tampaknya membangun, padahal terus dipanggang

42. Jika ini pilihan, mengapa ini yang dipilih. Padahal jelas: “Lindungi dirimu dan keluargamu dari jilatan api Neraka” | #DiriSendiri=Musuh

43. Api Neraka bukan musuh. Musuh terbesar kita adalah DIRI KITA SENDIRI. Kita yang jerumuskan dalam jilatan Neraka. Na’udzubillah mindzalik

Tags:

Category: Karakter

About the Author ()

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *