Bajingan Berseragam

| January 23, 2015 | 0 Comments


bajingan berseragamPagi tanpa mentari. Guyuran rintik hujan butuh penghangat. Semoga kultweet #BajinganBerseragam mampu gairahkan | #CharacterBuilding

1. Ingat, adil itu tempatkan sesuatu pada fitrahnya. Dengan akal manusia harusnya bisa usung fitrah adil. Tapi nafsu syahwat ingin yg lain

2. Binatang tanpa akal, yang harusnya tak bisa usung konsep keadilan, justru malah selalu adil dalam hidupnya | #BajinganBerseragam

3. Harimau makan ayam atau kambing, itu fitrah. Bukan akibat dendam karena ayam atau kambing pernah ngeledekin macan | #BajinganBerseragam

4. Juga bukan iri. Sebab ayam dan kambing bisa akrab hingga dipelihara baik-baik oleh manusia. Koq macan tidak. Padahal sesama binatang

5. Cuma dua anak manusia berkelahi, rentetannya bisa bakar perang antar kampung. Bahkan bisa turun-temurun pula | #BajinganBerseragam

6. Hanya gegara dua orang ribut, ternyata korbannya juga orang tua ibu dan anak-anakk. Harusnya dua orang itu saja. Ini sangat tidak adil

7. Coba perhatikan tingkah ayam dan manusia dalam soal berikut ini. Kita campur bulir beras dengan manik-manik emas dan mutiara

8. Lihatlah, ayam tetap patok bulir beras. Perut ayam aman karena ayam bertindak adil. Tempatkan hak perut untuk terima beras saja

9. Manusia menggasak semua bulir. Bahkan termasuk ayamnya. Ada yang bilang, itu kelebihan manusia. Bisa mengaturnya | #BajinganBerseragam

10. Pertanyannya: “Sampai sejauh mana manusia bisa atasi nafsunya?” Nafsu syahwat yang memompa tamak hingga bersikap tak adil!

11. Di sawah ayam makan beras dan gabah. Dan setelah cukup, ayam pun berhenti. Tak ada ayam serakah hingga kuasai dan simpan sekarung beras

12. Sedang manusia di sawah? Bukan hanya beras kan. Sawah berhektar-hektar, saprotan, irigasi, traktor dan huller pun dilahap …

13. Bahkan Kredit Candak Kulak (KCK), Kredit Usaha Tani (KUT) dan uang-uang bantuan desa dipatpat-gulipat | #BajinganBerseragam

14. Ayam kita olah jadi ayam sayur, ayam goreng, ayam Hainam, pepes ayam, garang asem ayam. Ayam yang kita santap, ternyata bisa adil

15. Tak satupun ayam ada yang dendam pada manusia. Padahal kita santap ayam dari zaman kakek-nenek hingga cucu cicit cecet nanti

16. Ayam tak berakal tetap bisa adil. Jagai sesuatu pada tempatnya. Perut ayam ya hanya terima beras. Raskin atau Raja Lele, tak soal

17. Perut ayam pun aman. Karena tak terima suap, jiwa ayam tenteram. Sepanjang sejarah ayam, belum pernah ada ayam bunuh diri karena stress

18. Mengapa manusia tak bisa tempatkan sesuatu pada fitrah, seperti ayam jagai keadilan? Padahal manusia diberi akal dan kecerdasan tinggi

19. Manusia jadi tak adil, itu karena tak bisa jaga nafsu syahwatnya. Nafsu ini yang jerumuskan manusia jadi tak adil | #BajinganBerseragam

20. Apa beda bajing dan bajingan? Bajing cuma makan kelapa. Dia tak beralih makan coklat, meski dibujuk atau disuap emas sekarung …

21. Bajingan? Hahaha… Bajingan itu melahap apapun, dimanapun, kapanpun, dan siapapun | #BajinganBerseragam ~ #CharacterBuilding

22. Bajingan yang bukan siapa-siapa, skala rusaknya kecil. Tapi jika sebagian bajingan itu berseragam, inalillahi … kerusakaannya dahsyaaat

23. Pegawai berseragam paling bertanggung-jawab atas penyelenggaraan bernegara. Jika ada yg jadi bajingan, apalagi berjamaah, nah …

24. Di sawah, manusia bisa garap berhektar-hektar. Tapi nafsu manusia juga lahap pupuk. Padahal pupuk hanya baik untuk tanaman padi

25. Curang itu sikap yang tak tempatkan pada tempatnya. Dengan curang dia rusak dirinya. Dia dzalimi diri, tak adil pada dirinya

26. Curangnya ubah jadi uang, rezeki. Rasulullah SAW katakan: “Yang dimakan jadi kotoran. Yang dipakai akan usang. Yang abadi disedekahkan”

27. Uang tak halal bagai bara Neraka. Yang dimakan, merusak tubuh dalam. Yang dipakai, membakar kulit. Yang disimpan, merusak semua simpanan

28. Orang yang tak adil pada diri sendiri, bisakah tegakkan keadilan? Jika orang berseragam bisa adil, masyaa Allah, bahagianya negeri ini

29. Jika orang berseragam, tak bisa adil, lahaula… rusaklah negeri manapun serusak-rusaknya. Rakyat mana yg bisa cegah pegawai berseragam?

30. Keadilan ibarat fondasi. Tanpa fondasi, apapun yang dibangun di atasnya cuma sandiwara. Inilah rumah pasir. Dibangun tanpa fondasi

31. Malaysia dan Singapura mantap songsong masa depan. Mengapa? Karena hukum ditegakkan. Fondasi bernegara sudah digali. Tinggal dirawat

32. Korupsi di sana, ada. Tapi terus ditekan. Ketidakadilan, juga ada. Tapi itu dia, keadilan terus dihidup-hidupkan nilainya

33. Kita sulit sekali maju. Anggota DPR pun ada yg ingin matikan KPK. Kita jalan di tempat. Habis energi sekadar gali fondasi keadilan

34. Orang bilang kita “negara hukum”. Karena itu siapa kuasai hukum, dia kuasai negara. Cara menguasai hukum? #BajinganBerseragam

35. Ada yg bilang, hukum bisa dibeli. Maka siapa punya uang, bisa beli hukum dan atur negara. Ah sumpaaah! Saya tak percaya. Anda?

Tags:

Category: Karakter

About the Author ()

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *